rss_feed

Desa Balangloe Tarowang

Jl. Poros Jeneponto-Bantaeng, Desa Balangloe Tarowang
Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan , Kode Pos 92362

mail_outline desabalangloetarowang52@gmail.com

Hari Libur Nasional
Hari Proklamasi Kemerdekaan R.I.
  • Arwin Labbang

    Kaur Pemerintahan

    Tidak Ada di Kantor
  • Kaur Umum

    Tidak Ada di Kantor
  • Kaur Keuangan

    Tidak Ada di Kantor
  • Kaur Pembangunan

    Tidak Ada di Kantor
  • Kasi Kesejahteraan

    Tidak Ada di Kantor
  • Kepala Desa

    Tidak Ada di Kantor
  • Kasi Pelayanan

    Tidak Ada di Kantor
  • Sekretaris Desa

    Tidak Ada di Kantor
  • Staf Kantor

    Tidak Ada di Kantor

settings Pengaturan Layar

Selamat Datang di Website Sistem Informasi Desa Balangloe Tarowang Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan | Kantor Desa Balangloe Tarowang membuka Pelayanan Publik setiap hari kerja Senin s.d Jum'at Pukul 08.00 - 15.00 WITA
Bulan Ini
Kelahiran
0 Orang
Kematian
0 Orang
Masuk
0 Orang
Pindah
0 Orang
Bulan Lalu
Kelahiran
0 Orang
Kematian
0 Orang
Masuk
0 Orang
Pindah
0 Orang

0

Hari Ini

0

Kemarin

0

Minggu Ini

0

Bulan Ini

0

Bulan Lalu

0

Tahun Ini

0

Tahun Lalu

1

Total
fingerprint
Profil Desa

29 Juli 2013 17:46:44 672 Kali

 

PROFIL DESA

 

 

 

  • Kondisi Umum Desa

 

Desa Balangloe Tarowang merupakan salah satu Desa dari Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto di Provinsi Sulawesi Selatan  dengan Luas wilayah 3 Km⊃2;, dengan topografi dataran. Desa Balangloe Tarowang terletak di dalam wilayah Kecamatan Tarowang

Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan.

  • Letak Desa

Adapun Batas- batas Wilayah Administrasi Desa Balangloe Tarowang yaitu sebagai berikut :

  • Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Bonto Ujung
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Balang Baru
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut
  • Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Bonto Ujung

 

  • Administrasi Desa

Desa Balangloe Tarowang yang terletak di wilayah administratif kecamatan Tarowang kurang lebih 5 km dari ibu Kecamatan Tarowang dengan lama jarak tempuh 10 -15 menit dan 19 km dari ibu Kota Kabupaten Jeneponto dengan jarak tempuh kurang lebih 30 – 40 menit. Dengan kettinggian 500 – 900 mdpl. Luas Wilayah Desa Balangloe Tarowang 3.5 Km⊃2;.

2.2.1 Keadaan Sosial

Penduduk Desa Balangloe Tarowang Didominasi oleh Penduduk asli yang bersuku Makassar. Sehingga kearifan lokal yang lain sudah dilakukan oleh masyarakat sejak adanya Desa Balangloe Tarowang.

Desa Balangloe Tarowang mempunyai Jumlah Penduduk 3085 Jiwa, yang terdiri dari Laki-Laki 1523 Jiwa, Perempuan 1562 Jiwa orang dan 842 KK, yang terbagi dalam 4 (Empat) Wilayah Dusun, Dengan Rincian sebagai berikut :

JUMLAH PENDUDUK

Keterangan

Dusun Balangloe

Dusun Kampung Beru

Dusun

Bontowa

Dusun Kassi – kassi

JIWA

1089

893

525

578

KK

276

259

148

159

 

  1. Topografi

Desa Balangloe Tarowang yang berada pada ketinggian + 300 meter dengan kondisi alam yang berlereng dan Pesisir menjadikan desa ini rawang terjadi Banjir karena tidak di dukung tata kelola lahan perkebunan yang baik, usaha diversifikasi tanaman keras dengan tanaman semusim kurang dilakukan hal ini terjadi karena kurangngya kesadaran dan pengetahuan sistem pengelolahan lahan rumah lingkungan.

  1. Geologis Desa

Desa Balangloe Tarowang terletak di daerah Daratan dan Pesisir yang memanjang memiliki potensi untuk dikembangkan usaha perkebunan rakyat seperti Jagung dan Padi  dan di Bidan Nelayan. Sebagai upaya alternatif menyeimbangkan sistem usaha perkebunan monculture yang selama ini dilakukan sehingga memberikan dampak pada beberapa areal lahan sering terjadi erosi dan degradasi tanah yang selanjutnya lahan mengalami kemerosotan tingkat kesuburan dan terkesan kering dan tandus pada musim kemarau karena kurangnya tanaman keras yang berfunsi sebagai tanaman penyangga. Selama ini Desa Balangloe Tarowang di kenal sebagai desa yang mengembankan dan menganut pola perkebunan monoculture dengan jenis komuditas jagung

  1. Iklim dan Curah Hujan

Desa Balangloe Tarowang cukup sejuk dan Panas pada saat musim hujan rata- rata antara bulan November sampai April dengan temperatur suhu antara 5-20 derajat celcius.

  1. Hidrologi dan Tata Kelolah Air

Berdasarkan hasil pemetaan social dan sumber daya Desa Balangloe Tarowang potensi sumber Air bersih berupa mata air yang bersumber dan berada di dalam desa di Dusun Balangloe yang debit airnya cukup besar untuk pemenuhan akan air bersih yang digunakan untuk kebutuhan konsumsi, mencuci dan kakus bagi masyarakat yang berada di Empat Dusun. Pemamfaatan sumber air bersih melalui sistem perpipaan yang menggunakan bak penumpang

Sarana dan Pasarana Desa

  1. Transportasi

Sarana Transportasi menuju Desa Balangloe Tarowang, kondisi Jalan Desa telah Diaspal di sepanjang jalan poros jeneponto - Bantaeng

Dengan kondisi fisik jalan seperti itu sangat Baik di Jangkau oleh kendaraan bermotor sehingga Distribusi, baik manusia maupun hasil bumi yang masuk dan keluar Desa. Alat tranportasi alternative seperti mikloret yang berorprasi setiap hari setiap hari mulai dari jam 7 sampai jam 4 sore serta jasa Dokar (Bendi) umumnya sebagai alat tranportasi masyarakat  yang berdomisili di Desa Balangloe Tarowang yang digunakan untuk mengangkut hasil bumi ataupun masayarakat yang memiliki aktifitas luar desa.

  1. Kesehatan, Sanitasi dan Air
  • Pelayanan kesehatan

       Fasilitas Kesehatan (Puskesmas) yang berada di Dusun Balangloe yang sudah Rampungan Pembangunan fisik selain itu belum lengkapnya ketersedian seperti alat-alat Kesehatan dan Ketersedian obat yang belum lengkap selama ini dirasa oleh masyarakat menjadi kendala dalam memenuhi Pelayanan Kesehatan Masyarakat, sehingga masyarakat harus keluar Desa untuk mendapat layanan kesehatan. Keberadaan Kader Posyandu yang selama ini menjadi perpanjangan tangan dari petugas kesehatan telah memeberikan kontribusi bagi kesehatan ibu dan anaknya, namun sayang kegiatan mereka tidak didukung dengan fasilitas yang memadai seperti tampak pelayanan (gedung) dan biaya operasiaonal yang kurang memadai, selain itu sekalipun beberapa masyarakat yang telah mendapatkan Kartu Jaminan Kesehatan (JAMKESMAS) dan Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) namun tidak sedikit masyarakat miskin yang belum memanfaatkan fasilitas tersebut sehingga perlu menjadi fokus dan Prioriatas utama agar program ini tepat sasaran.

  • Sanitasi

Sebagian rumah tangga di Desa Balangloe Tarowang membuang limbah cairan yang dihasilkan setiap hari dibiarkan mengalir dibawah dan di samping rumah masyarakat tampa dibuatkan saluran dan tempat penampungan khusus, sehingga sangat rentang masyarakat terkena penyakit menular, demikian pula untuk sampah padat rumah tangga umummnya masyarakat membuangnya di sekitar rumah tampa disediakan tempat Pembuangan yang sesuai standar yang sesuai syarat kesehatan.

           

            Kebiasaan lain yang menyimpang  dari pola hidup sehat adalah  hampir semua rumah tangga yamg memiliki hewan ternak seperti kuda, sapi dan kambing dibuatkan kandang didalm kolom rumah sehingga kotoran yang dihasilkan selain sebagai sumber penyakit juga manimbulakn bau yang tidak sedap.

 

            Kebiasaan masyarakat membuang hajat disembarangan tempat masih sering dilakukan seperti dibelakang rumah dan dikebun, hal ini disebabkan tidak tersedianya jamban keluaraga disetiap rumah tangga, utamanya bagi masyarakat miskin sekalipun dibeberapa titik telah dibangun fasilitas MCK namun dari segi jumlah masih jauh daru cukup belum lagi jarak dari setiap titik berjauhan sehingga masyarakat sulit untuk mengakses fasilitas tersebut.

  • Air bersih

Sementara sarana air bersih (Perpipaan) yang ada di Desa Balangloe Tarowang yang bersumber dari 2 mata air yang berada di luar Desa berfungsi untuk pemenuhan kebutuhan air bersih yang juga telah dimanfaatkan mengaliri 18 buah MCK yang digunakan sebagai sarana mencuci,mandi dan membuang hajat. Beberapa paradigma pemberdayaan untuk perubahan yang melibatkan masyarakat secara langsung pelaksanaan kegiaatan ini dianggap cukup berhasil kerena memberikan dampak terhadap aset fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan masyarakat termasuk dalam upaya pemberdayaan masyarakat khususnya kaum perempuan dalam kegiatan usaha simpan pinjam.

 

  1. Sarana Pendidikan

Profil pendidikan memberikan gambaran potensi sumber daya manusia. Pendidikan maupun skill penduduk khususnya di Desa Balangloe Tarowang yang di kategorikan Menengah. Hal ini disebabkan karena fasilitas sarana dan Prasarana Pendidikan Sudah Tersedia, fasilitas pendidikan dasar yang  terdiri dari duabuah sarana pendidikan dasar, yang terdapat Di Dusun Balangloe, dan juga fasilitas pendidikan dasar di Dusun Bontowa, dan terdapat Sekolah Menengah Pertama di dusun Bontowa dan Sekolah SMP dan SMA sederajat di dusun Balangloe.

Fasilitas pendidikan bagi kelompok usia Pra Sekolah berupa TK, PAUD sudah tersedia yang di beri nama TK Darma Wanita yang beada didusun Balangloe, dan Paud yang Bernama “Paud Fatur” Berada didusun Kasi – kassi (Kelompok Bermain Hati Mulia) yang hal ini sangat mempengaruhi dan meningkatkan wawasan Kelompok Usia Pra Sekolah untuk belajar dasar- dasar pendiidkan yang saat ini berjalan efektif.

Bahwa secara umum tingkat pengetahuan dan kemampuan penguasaan teknologi masyarakat Desa Balangloe Tarowang Terbilang sudah Memampuni Kebutuhan Sehari – hari.

  1. Perumahan dan Pemukiman Penduduk

Pada umumnya kondisi Rumah Tangga/ Keluarga dalam Desa Balangloe Tarowang memiliki keadaan rumah dari setiap rumah tangga yang menggunakan Rumah Panggung (Rumah Kayu) bila dilihat secara sepintas hampir tidak terlalu mencolok bila dilihat dari bentuk dan luasnya yang menjadi ciri pembedanya adalah jenis bahan dasar kayu yang digunakan.

Konsentrasi pemukiman dan letak rumah penduduk di Desa Balangloe Tarowang umumnya mengikuti garis jalanan baik jalur desa maupun sepanjang jalan Dusun.

  1. Fasilitas Pasar Desa

Pasar Desa di desa Balangloe Tarowang Masih Belum tersedia, jadi masyarakat masih harus Berkendara umum untuk pergi membeli kebutuhan sehari

2.2.2  Keadaan Ekonomi

Kondisi ekonomi masyarakat Desa Balangloe Tarowang secara kasat mata terlihat jelas perbedaannya antara Rumah Tangga yang berkategori miskin, sangat miskin, sedang dan kaya. Hal ini disebabkan karena mata pencahariannya di sektor-sektor usaha yang berbeda-beda pula, sebagian besar di sektor non formal seperti Petani,pedagang, buruh tani, dan di sektor formal seperti PNS pemda, Honorer, guru, Polisi, Tentara dan tenaga medis.

Masyarakat Desa Balangloe Tarowang pada umumnya memiliki mata pencaharian utama adalah bertani dengan tanaman utama adalah komunitas tanaman jagung dan kacang tanah, dan juga di sector Nelayan yang sumber pendapatannya dari usaha rumput laut dan tangkap ikan.

Sektor perkebunan merupakan sektor yang paling besar meyerap tenaga kerja, yakni sekitar 70 %, di susul oleh sktor- sektor usaha dalam jasa dan perdagangan.

 

Sektor pertanian menyumbang 70% di Desa Balangloe Tarowang, dan sisinya terbagi pada beberapa sektor – sektor lainnya. Namun demikian, sektor pertanian adalah yang paling lambat pertumbuhan dan perkembangannya khususnya dari segi ekonomi. Berdasarkan diskusi dengan beberapa masyarakat pada saat FKD dapat diketahui penyebab dari masalah tersebut yakni berkurangnya hasil dan mutu jagung perkebunan khususnya tanaman sebagai akibat tidak tertatanya pola tanam yang sesuai dengan petunjuk tekhnis perkebunan. Pemasaran hasil produksi pertanian masyarakat , sebahagian menjual dan selisih harga antara 10- - 15 % hal ini disebabkan karena tidak adanya lembaga di Desa Balangloe Tarowang  yang dapat membeli dengan harga yang wajar.

  1. Sektor Peternakan

Usaha peternakan masyarakat desa Balangloe Tarowang cukup berpariatif, peternakan tersebut seperti sapi, kuda dan kambing. Kegiatan usaha beternak umumnya dilakukan secara turun temurun dengan mengandalkan pengetahuan dan keterampilan dari orang Tua.

  • Ternak Sapi

Masyarakat Desa Balangloe Tarowang memiliki animo yang sangat kuat untuk mengembangkan ternak jenis sapi barahman ataupun jenis unggul lainnya karena dilihat dari kualitas dan nilai jual yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan sapi lokal (bali) sehingga usaha ini memberikan peluang bagi masyarakat Desa Balangloe Tarowang untuk dapat meningkatkan pendapatan dan derajat hidupnya ketersediaan pakan yang melimpah serta pengalaman beternak sapi lokal mestinya menjadi peluang untuk segera mendapat intervensi dari instansi terkait di kembangkan melalui pendekatan inopatif, kelembagaan dan ekonomi

  • Ternak Kuda

Kegiatan utama masyarakat Desa Balangloe Tarowang yang umumnya petani tidak bisa lepas dari ternak kuda. Sebagai ternak peliharaan, kuda merupakan ternak yang memiliki fungsi ganda, selain sebagai ternak yang umumnya dimanfaatkan dagingnya sebagai bahan konsumsi utama pada saat hajatan, atau pesta, kuda merupakan alat utama yang digunakan membajak sawah ataupun kebun serta alat transportasi yang mudah dan murah untuk mengangkut hasil bumi masyarkat

  • Ternak Kambing

Beternak kambing bagi masyarakat Balangloe Tarowang bukan lagi hal yang baru, beberapa KK telah memiliki ternak kambing namun produktifitasnya masih rendah dikarenakan jenis kambing yang dIpelihara masih jenis kembing lokal (kacang)selain nilai jualnya yang relatif rendah juga perkembangan bobot tubuh lambat dan kerdil. Perlu inisiatif baru untuk mengembangkan jenis ternak ini sehingga nilai jualnya meningkat melaui sistem kawin silang jenis etawa dengan kambing kacang ataupun melalui inseminasi buatan

 

  • Ternak Ayam

Hampir semua rumah tangga di Desa Balangloe Tarowang memiliki ternak ayam Buras, dengan cara pemeliharaan di umbar pekarangan atau kebun agar dapat mencari sendiri bahkan dibiarkan hidup dan bermalam diatas pohon sehingga sering kali banyak ternak ayam yang mati baik karena penyakit ataupun karena keracunan dan dimakan binatang pemangsa. Sehingga perlu pemebekalan teknik  budi budaya yang efektif sehingga sektor ini dapat berkontibusi dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.

 

  • Gambaran mata pencaharian utama masyarakat Desa Balangloe Tarowang

 

Gambaran kondisi ekonomi dan mata pencaharian utama masyarakat desa Balangloe Tarowang yang menitik beratkan kegiatan usahanya pada sektor perkebuanan khususnya komuditas jagung kuning upaya peragaman jenis tanaman terutama tanaman perkebunan jangka penjang seperti Mangga, Sirsak, Pohon Lontar, Sari Kaya dan Jeruk. kurang dinisiasi baik oleh warga ataupun intansi terkait pada hal potensi lahan cukup menjanjikan mengingatkatkan potensi lahan yang luas dan subur yang tersedia di Desa Balangloe Tarowang namun demikian beberapa warga mencoba melakukan kegiatan usaha sampingan seperti tukang ojek,buruh toko, buruh tani, penjual ikan dan sopir yang merupakan konsekwensi bagi masyarakat yang tidak tahu memiliki Lahan yang terbatas selain itu produksi perkebuana kurang produktif.

  • Gambaran Pekerjaan Sampingan Masyarakat Desa Balangloe Tarowang

Akses warga Desa Balangloe Tarowang melakukan kegiatan usaha sampingan cukup terbuka karena letak desa dari ibu kota kecamatan ataupun Ibu kota Kabupaten cukup mudah terjangkau oleh kendaraan sehingga warga Balangloe Tarowang dapat melakukan kegiatan usaha selain berkebun dengan mencari kegiatan alternatif di kota seperti menjadi buruh bangunan, buruh toko dan Sopir. Kegiatan seperti ini memang sesungguhnya bila dihitung dari segi hasil ataupun upah yang didapat relatif rendah, ini adalah sebuah realitas hidup dimana umumnya warga tidak memiliki keterampilan usaha yang mungkin jauh lebih produktif lebih lagi keterbatasan modal usaha sehingga mereka hanya mampu melakukan kegiatan usaha sampingan sebagaimana tersebut diatas tapi paling tidak dapat meringankan beban hidup keluarga.

 

2.3  Kelembagaan Desa

2.3.1. Pemangku Kepentingan Desa

Tokoh Masyarakat dan kelompok2 yang berperan penting di jelaskan

 Pembagian Wilayah Desa ( BAGIAN KONDISI SOSIAL DESA )

Pembagian wilayah Desa Balangloe Tarowang dibagi menjadi 4 (Empat) Dusun, yaitu Dusun Balangloe, Dusun Kampung Beru, Dusun Bontowa dan Dusun Kassi - kassiDimana setiap Dusun mempunyai wilayah pertanian dan perkebunan, sementara pusat Desa berada di Dusun Balangloe, dan setiap Dusun dipimpin oleh seorang Kepala Dusun (Kadus)

 

2.3.2. Struktur Organisasi Pemerintahan Desa

Struktur oganisasi pemerintah Desa di bentuk berdasarkan Kerjasama antara Pemerintah Kepala Desa, BPD, dan Perangkat Desa dan menjadi kesepakatan Bersama.  struktur organisasi dapat dilihat dalam tabel sebagai berikut :

 

 

 

 

DESA BALANGLOE TAROWANG KECAMATAN TAROWANG

KABUPATEN JENEPONTO

 

 

 

 

  • Pengurus dan Anggota Lembaga BPD

Badan Perwakilan Desa Balangloe Tarowang terdiri dari 9 (Sembilan) orang Pengurus yang dibantu oleh seorang sekretaris dengan Komposisi 1 Orang Ketua merangkap Anggota dan 6 orang Anggota dengan masa Jabatan BPD Tahun 2014 – 2019 diantaranya :

Badan Perwakilan Desa yang terbentuk sejak tahun 2008 yang dilakukan secara musyawarah dan Permufakatan yang merupakan Perpaduan dari berbagai Unsur masyarakat seperti Tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan Unsur Pemuda dinilai belum mampu memberikan pelayanan dan Konstribusi yang maksimal bagi kepentingan Masyarakat Desa Balangloe Tarowang keberadaan Pengurus BPD tidak di dukung oleh latar belakang Pendidikan yang memadai sehingga berpengaruh terhadapa kapasitas dan kemampuan dalam menjalankan fungsi dan perannya perlu ada upaya meningkatkan peran BPD Desa Pabentengang melalui Loka Latih khususnya dalam membuat dan menetapkan Peraturan Desa           (PERDES)

  • Pengurus dan Anggota Lembaga PKK

            Sebagaimana Surat keputusan Desa Balangloe Tarowang dengan Nomor : 24/PBT/KEM/II/2011 telah membentuk Struktur Kepengurusan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga TP- PKK di nilai belum mampu menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Lembaga yang berperan sebagai penggerak Setiap kegiatan terkait dengan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga aktifitas kelompok Dasawisma kurang kelihatan bentuk dan aksi realnya di tengah masyarakat demikian pula pengorganisasian belum tertata dengan baik perlu intervensi dari pihak pemerintah dan TP- PKK Kabupaten agar pengetahuan dan keterampilan TP- PKK Desa Balangloe Tarowang. Dapat menjalankan peran dan fungsinya dengan baik.

  • Pengurus dan anggota Lembaga Karang Taruna

Desa Balangloe Tarowang Juga mempunyai Lembaga kepemudaan yaitu Lembaga Karang Taruna yang bertujuan untuk meningkatkan potensi dan kreatifitas pemuda desa balangloe tarowang

 

 

  • Majelis Ta’lim

Desa Balangloe Tarowang Juga mempunyai Lembaga Keagamaan yaitu Lembaga Majelis Ta’lim yang bertujuan untuk meningkatkan Pemahaman keagamaan untuk warga desa balangloe tarowang

2.4 Dinamika Konflik

Menguraikan Konflik antar Kelembagaan Desa dan Sosial Kemasyarakatannya

2.5 Potensi Desa

  1. a. Potensi Desa
  • Bidang Pertanian
  • Bidang Perikanan
  • Bidang Peternakan
  • Perdagangan
  • Wisata dan Budaya Desa

 

 

chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

assessment Statistik

folder Arsip Artikel


insert_photo Galeri

account_circle Pemerintah Desa

message Komentar Terkini

contacts Media Sosial

map Wilayah Desa

Alamat : Jl. Poros Jeneponto-Bantaeng, Desa Balangloe Tarowang
Desa : Balangloe Tarowang
Kecamatan : Tarowang
Kabupaten : Jeneponto
Kodepos : 92362
Telepon :
No. HP :
Email : desabalangloetarowang52@gmail.com

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini : 139
Kemarin : 347
Total Pengunjung : 37.699
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 44.211.31.134
Browser : Tidak ditemukan